Install Theme

Your web-browser is very outdated, and as such, this website may not display properly. Please consider upgrading to a modern, faster and more secure browser. Click here to do so.

MasCoba!

Belajar posting untuk Project X. Silakan dibaca di ponsel.

Posts tagged profil

May 3 '12

Narso Hidup dari 3 Krat Teh Botol Sehari

Ada ribuan Narso di Jakarta.  Mereka menjual teh botol, sebut saja begitu, karena yang dijual bukan hanya Teh Sosro tetapi juga Tekita, Coca Cola, dan Aqua.

Sudah 19 tahun Narso berjualan minuman di depan sekolah St. Vincentius, Jl. Otista, Jaktim.

Mitra setia Narso (30), pria asal Purwokerto, sejak berjualan pada 1993 adalah kotak pendingin jingga berlogo Sosro. Setiap kali gerobaknya disita polisi pamong praja, yang dia tebus adalah kotak itu. Gerobak dia relakan.

Setahun lalu setelah gerobak kayunya disita, Narso membeli kereta dorong kecil Sosro. Harganya Rp 500.000. Kereta itu mampu menampung 6 krat minuman (144 botol). Rata-rata sehari laku 3 krat (72 botol).

Dengan harga kulakan per botol Rp 1.375, dan dijual Rp 3.000, Narso untung kotor Rp 117.000. Tapi itu dengan catatan semuanya Teh Sosro, karena harga kulakan Coke, Fanta dan Sprite Rp 1.666, tapi harga jual juga Rp 3.000.

Dengan jam kerja sejak pukul 6 pagi sampai 3 sore, menurut ayah dari seorang putri berusia 4 tahun itu, “Sudah cukup.”

Sore sampai pagi hari berikutnya dia tak perlu berjualan. “Santai di rumah saja,” kata warga Cawang Bawah, Jaktim, itu.

Narso ingat, ketika memulai berjualan modalnya hanya Rp 100.000. “Harga teh botol masih Rp 350. Sekarang hampir 10 kali lipat. Entah besok-besok jadi berapa,” ujarnya.

Menurut Asosiasi Industri Minuman Ringan (ASRIM), konsumsi minuman ringan penduduk Indonesia pada 2011 adalah 33-50 liter per kapita. Tahun 2015 ditargetkan 88 liter per kapita.

"Saya sih yakin jual minuman pasti laku, soalnya orang nggak tahan haus," kata Narso.

Tags: profil sosial